Berlico Mulia Farma

Halo sobat Berlico,
Asma merupakan masalah kesehatan global yang terjadi pada semua kelompok usia. Saat ini sekitar 300 juta manusia di dunia menderita asma dan angkanya akan terus meningkat.
Diperkirakan pada tahun 2025, angka pasien penderita asma mencapai 400 juta. Sedangkan angka kematian masih tetap tinggi, satu dari 250 orang adalah seorang penderita asma. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2020, asma merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak diidap oleh masyarakat Indonesia hingga akhir tahun 2020. 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyatakan sekitar 12 juta lebih atau sebesar 4,5 persen dari total jumlah penduduk Indonesia merupakan penderita asma.

Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas. Asma dapat diderita oleh semua golongan usia, baik muda maupun tua.

Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang normal. Ketika paru-paru terpapar pemicu asma, maka otot-otot di saluran pernapasan akan kaku sehingga membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, produksi dahak juga meningkat. Kombinasi dari kondisi tersebut membuat penderita mengalami gejala asma.

Penyebab dan Gejala Asma

Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, ada beberapa hal yang kerap menjadi pemicu asma, yaitu:

  • Asap rokok
  • Debu
  • Bulu hewan
  • Udara dingin
  • Infeksi virus
  • Paparan zat kimia

Gejala utama asma adalah gangguan pernapasan, yang dapat meliputi: 

  • Sulit bernapas
  • Batuk
  • Dada terasa sesak, nyeri, dan seperti tertekan
  • Mengi atau bengek

Keluhan di atas dapat menyerupai gejala dari penyakit lain. Namun, keluhan tersebut dapat dicurigai disebabkan oleh asma bila memiliki karakteristik berikut:

  • Bertambah buruk di pagi atau malam hari
  • Hilang timbul di hari yang sama
  • Timbul atau bertambah buruk saat penderita terinfeksi virus, seperti pilek
  • Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau napas berlebihan saat tertawa atau menangis

Pencegahan dan Pengobatan Asma

Asma dapat dicegah dan dapat dikendalikan dengan mengatur pola hidup sehat dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Mengenali dan menghindari pemicu asma;
  • Mengikuti anjuran rencana penanganan asma dari dokter;
  • Melakukan langkah pengobatan yang tepat dengan mengenali penyebab serangan asma;
  • Menggunakan obat-obatan asma yang telah dianjurkan oleh dokter secara teratur;
  • Memonitor kondisi saluran napas.

Dalam pengobatan asma, ada dua hal yang perlu dilakukan, yakni meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh. Oleh karena itu, pengidap asma perlu disiplin menjalani pengobatan dengan dokter agar asma tetap terkendali.

Di samping melakukan pengobatan, pengidap asma juga harus menghindari dari hal-hal yang memicu kekambuhan. Apabila terjadi serangan asma dengan gejala yang semakin parah, meskipun sudah melakukan penanganan dengan inhaler maupun obat, maka perlu tindakan medis di rumah sakit.

Salam sehat selalu,
Berlico

Sumber:

  1. https://ameera.republika.co.id/berita/ru0w9g349/hari-asma-sedunia-pasien-diperkirakan-naik-hingga-400-juta-tahun-2025
  2. https://www.antaranews.com/berita/3516462/pdpi-12-juta-penduduk-indonesia-menderita-asma
  3. https://www.alodokter.com/asma
  4. https://www.alodokter.com/asma/gejala
  5. https://www.halodoc.com/kesehatan/asma